Memahami Android Fragments

Android dapat berjalan pada berbagai perangkat, mulai dari smartphone dengan layar yang kecil, tablet dan TV set yang berlayar besar. dengan adanya Fragment pada Android maka aplikasi dapat beradaptasi pada berbagai ukuran layar pada perangkat yang berbeda. Dalam kesempatan kali ini akan mempelajari Android fragment sehingga kita akan mendapatkan gambaran yang jelas mengenai android fragment dan bagaimana untuk mendesainnya, mengembangkan dan menggunakan secara statis maupun dinamis.

Apa itu Android Fragments ?

Android Fragment adalah sebuah bagian dari user interface atau perilaku sebuah aplikasi yang dapat ditempatkan pada activity yang memungkinkan untuk mendesain activity yang modular. atau bisa dikatakan fragment semacam sub-activity.

Berikut ini poin-poin penting mengenai Android fragment :

  • Sebuah fragment memiliki layout sendiri dan lifecycle callback sendiri.
  • Dapat menambah atau mengurangi fragment dalam activity ketika activity tersebut sedang berjalan.
  • Dapat menggabungkan beberapa fragment dalam suatu activity tunggal untuk membangun UI multi-pane.
  • Sebuah fragment dapat digunakan dalam beberapa activity.
  • Lifecycle Fragment berkaitan erat dengan  activity lifecycle induk yang berarti ketika activity induk dihentikan sementara maka semua fragment yang tersedia pada activity tersebut juga dihentikan.
  • Sebuah fragment dapat menerapkan perilaku yang tidak memiliki komponen user interface.
  • Fragment ditambahkan ke dalam Android API dalam versi Honeycomb Android versi API 11.

Berikut Fragment lifecycle dengan Activity lifecycle.

Android fragment lifecycle

 

Fragment lifecycle

Fragment Android memiliki siklus hidup sendiri dan sangat mirip dengan activity. Berikut penjelasan singkat berbagai tahap siklus hidupnya.

 

fragment lifecyle states

Tahap I: Ketika fragment Created, akan berjalan melalui bagian berikut:

  • onAttach()
  • onCreate()
  • onCreateView()
  • onActivityCreated()

Tahap II: Ketika fragment menjadi terlihat, berjalan melalui bagian berikut:

  • OnStart ()
  • onResume ()

Tahap III: Ketika fragment beralih ke mode background, berjalan melalui bagian berikut:

  • onPaused ()
  • OnStop ()

Tahap IV: Bila fragment ini destroy, berjalan melalui bagian berikut:

  • onPaused ()
  • OnStop ()
  • onDestroyView ()
  • onDestroy ()
  • onDetach ()

 

 

Semoga pembahasan diatas dapat memberikan gambaran dalam memahami Android Fragment, Berikutnya akan di bahas bagaimana menggunakan Android Fragment beserta contoh aplikasi sederhana dalam penggunaan Android Fragment.

Incoming search terms: